Tuesday, January 24, 2012

Kiat jadi orang sukses :)

Sukses itu keyakinan, keyakinan dari dalam diri kalian masing masing contohnya nih semisal kalian terlahir dengan keadaan cacat, banyak orang yang mengira bahwa orang cacat itu gak bisa ngelakuin apa apa, orang cacat itu gak bakal berhasil tapi kalo kalian yakin kalian bisa dan kalian berusaha saya yakin kalian pasti sukses karena sukses itu keyakinan. 
Berikut ini beberapa tips atau kiat-kiat menjadi orang sukses :) 

  1. Jarang mengeluh.
  2. Tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
  3. Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.
  4. Memiliki ambisi atau semangat.
  5. Memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.
  6. Berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.
  7. Mereka rajin.
  8. Ulet
  9. Tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.
  10. Memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.
  11. Tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
  12. Mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.

REMEMBER !!! SUKSES BUKAN MILIK SESEORANG YANG GAK PERNAH GAGAL TAPI MILIK ORANG YANG TIDAK PERNAH MENYERAH DAN SUKSES ITU KEYAKINAN DARI DALAM DIRIMU SENDIRI JADI PERCAYALAH BAHWA KAMU BISA JADI SUKSES :)        
 


Buah buahan yang bikin awet muda

Punya kulit awet muda mungkin jadi impian kebanyakan perempuan, nah ada cara-cara alami yang bisa dilakukan untuk kulit tetap awet muda seperti mengonsumsi buah-buahan. Apa saja?

Buah dan sayuran dapat melawan penuaan molekul tubuh. Buah dan sayur juga mencegah penurunan kognitif (kemampuan berpikir). Ini adalah dua alasan bagus untuk mulai makan lebih banyak buah dan sayuran. Tapi beberapa buah-buahan memiliki manfaat super untuk menjaga kulit tetap awet muda

1. Tomat
Penelitian menunjukkan tomat sepuluh kali lebih potensial dari vitamin C dan 14 kali lebih kuat dibandingkan antioksidan pada anggur merah untuk dapat membuat kulit awet muda. Tomat juga mengandung pigmen merah likopen yang dapat membantu memperlambat masalah yang terkait dengan penuaan. Kabar baiknya, likopen bahkan lebih baik diserap ketika tomat dimasak.

2. Wortel

Wortel mendapatkan warna cerah oranye dari nutrisi super pigmen beta karoten. Para ilmuwan percaya bila nutrisi super ini terkumpul di bawah kulit dapat memberi perlindungan terhadap radiasi matahari. Makan secara teratur buah yang mengandung beta karoten seperti jeruk, ubi jalar, sayuran hijau gelap, aprikot, buah persik, wortel memenuhi kebutuhkan kulit untuk anti-penuaan.

3. Apel

Apel juga merupakan buah super yang bisa membuat kulit awet muda. Semangkuk apel bisa berisi 15 nutrisi yang menakjubkan. Salah satunya antioksidan quercetin yang dapat membantu membunuh virus. Jangan kupas kulit apel karena quercetin berharga ada di bawah kulit apel.

4. Pisang

Pisang bisa menjadi pilihan makanan ringan yang sehat, karena kaya akan kalium yang membantu mengembalikan keseimbangan elektrolit dan menyerap kelebihan air dalam tubuh. Dengan dikombinasikan dengan diet rendah garam, satu buah pisang sehari dapat dapat membantu menyusutkan pergelangan kaki yang bengkak, pergelangan tangan dan perut.

5. Jeruk

Segelas jus jeruk memiliki setidaknya 170 nutrisi super, ditambah dengan banyak vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh seperti vitamin C, kalium dan vitamin B yang dibutuhkan untuk saraf yang kuat. Jeruk juga memberi pigmen kuning yang disebut lutein, antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.


Silahkan dicoba ya guys :) semoga membantu kalian semua. Buah buahan itu sehat loh :)

Tuesday, January 10, 2012

Mengapa pelajaran Bahasa Indonesia itu penting?


Pernah terlintas gak sih dipikiran kalian kenapa pelajaran Bahasa Indonesia itu selalu dipelajari dari SD sampai di Perguruan Tinggi pun ada ? Penting ga sih ? Jawabannya adalah so pasti Penting guys buktinya kalian saja sudah tahu bahwa kita mempelajarinya dari tingkat sd- perguruan tinggi ...
kenapa?
menurut saya dengan bahasa kita bisa membuat orang lain mengerti apa yang kita inginkan, begitu pula sebaliknya.
demikian pula dengan bahasa kita tercinta bahasa indonesia. Selain itu, bukankah suatu bahasa adalah identitas dari suatu bangsa ...

(jadi, seharusnya kita bangga dengan bahasa kita yang kita sendiri yang melahirkannya, tidak seperti beberapa negara lain yang akhirnya menggunakan bahasa milik para penjajah mereka dulu)

nah di sisi lain, bukankah sekarang justru bahasa asing yang begitu melekat pada bangsa kita, bukannya bahasa indonesia. Jadi, penting sekali kita mengajari generasi penerus bangsa ini dari tingkat dasar, malahan dari kita di timang oleh bunda hingga bangku kuliah. justru kalau perlu sampai akhir hayat nanti. Bukankah kita sebagai manusia diwajibkan selalu belajar karena hidup kita adalah sebuah pelajaran besar bagi kita, di mana hasil akhirnya akan kita saksikan pada saat hari abadi tiba nanti.

selama ini bahasa indonesia juga punya peranan penting di kehidupan kita sehari-hari yang pastinya untuk berkomunikasi.

Friday, December 16, 2011

Museum Trinil :)

Museum Purbakala Trinil
Museum Pubakala Trinil terletak di Jalan Raya Solo–Surabaya, Pedukuhan Pilang, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, kurang lebih 13 kilometer arah barat pusat kota Ngawi. Untuk menuju lokasi Museum yang kaya dengan koleksi peninggalan purbakala ini dapat ditempuh dengan semua jenis kendaraan. 

Di Jawa Timur ada banyak museum yang bisa kita pilih sebagai tujuan wisata sejarah. Misalnya museum Purbakala Trinil, museum yang berisikan fosil-fosil benda-benda purba di Trinil. Dengan berwisata kesana kita bisa melihat fosil manusia yang pernah hidup di Ngawi jutaan tahun silam. Seperti fosil manusia purba, dan fosil hewan-hewan purba. Penemuan fisl-fosil tersebut menjadisalah satu penemuan besar yang membuktikan adanya kehidupan purba di masa lalu.

Colection (Koleksi)
Di Museum ini pengunjung dapat melihat langsung tulang-tulang manusia purba. Diantaranya adalah: fosil tengkorak manusia purba (Phitecantropus Erectus Cranium Karang Tengah Ngawi), fosil tengkorak manusia purba (Pithecantropus Erectus Cranium Trinil Area), fosil tulng rahang bawah macan (Felis Tigris Mandi Bula Trinil Area), fosil gigi geraham atas gajah (Stegodon Trigonocephalus Upper Molar Trinil Area), fosil tulang paha manusia purba (Phitecantropus Erectus Femur Trinil Area), fosil tanduk kerbau (Bubalus Palaeokerabau Horn Trinil Area), fosil tanduk banteng (Bibos Palaeosondaicus Horn Trinil Area) dan fosil gading gajah purba (Stegodon Trigonocephalus Ivory Trinil Area).

Di samping itu masih ada beberapa fosil tengkorak: Australopithecus Afrinacus Cranium Taung Bostwana Afrika Selatan, Homo Neanderthalensis Cranium Neander Dusseldorf Jerman dan Homo Sapiens Cranium

Tiket Masuk
Hal lain yang pastinya menjadikan ketertarikan kita untuk megunjungi museum ini dikarenakan ongkos yang di bebankan kepada pengunjung sangatlah murah, yaitu sebesar dua ribu rupiah saja. Harga yangtidak sebanding dengan apa yang bisa kita lihat didalamnya.

Tuesday, November 22, 2011

Jawa Timur



Jawa Timur adalah sebuah provinsi di bagian timur Pulau Jawa, Indonesia. Ibukotanya adalah Surabaya. Luas wilayahnya 47.922 km², dan jumlah penduduknya 37.070.731 jiwa (2005). Jawa Timur memiliki wilayah terluas di antara 6 provinsi di Pulau Jawa, dan memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di Indonesia setelah Jawa Barat. Jawa Timur berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Provinsi Jawa Tengah di barat. Wilayah Jawa Timur juga meliputi Pulau Madura, Pulau Bawean, Pulau Kangean serta sejumlah pulau-pulau kecil di Laut Jawa dan Samudera Hindia(Pulau Sempu dan Nusa Barung).
Jawa Timur dikenal sebagai pusat Kawasan Timur Indonesia, dan memiliki signifikansi perekonomian yang cukup tinggi, yakni berkontribusi 14,85% terhadap Produk Domestik Bruto nasional.

Seni dan budaya

Kesenian

Jawa Timur memiliki sejumlah kesenian khas. Ludruk merupakan salah satu kesenian Jawa Timuran yang cukup terkenal, yakni seni panggung yang umumnya seluruh pemainnya adalah laki-laki. Berbeda dengan ketoprak yang menceritakan kehidupan istana, ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat jelata, yang seringkali dibumbui dengan humor dan kritik sosial, dan umumnya dibuka dengan Tari Remo dan parikan. Saat ini kelompok ludruk tradisional dapat dijumpai di daerah Surabaya, Mojokerto, dan Jombang; meski keberadaannya semakin dikalahkan dengan modernisasi.
Reog yang sempat diklaim sebagai tarian dari Malaysia merupakan kesenian khas Ponorogo yang telah dipatenkan sejak tahun 2001, reog kini juga menjadi icon kesenian Jawa Timur. Pementasan reog disertai dengan jaran kepang (kuda lumping) yang disertai unsur-unsur gaib. Seni terkenal Jawa Timur lainnya antara lain wayang kulit purwa gaya Jawa Timuran, topeng dalang di Madura, dan besutan. Di daerah Mataraman, kesenian Jawa Tengahan seperti ketoprak dan wayang kulit cukup populer. Legenda terkenal dari Jawa Timur antara lain Damarwulan, Angling Darma, dan Sarip Tambak-Oso.
Seni tari tradisional di Jawa Timur secara umum dapat dikelompokkan dalam gaya Jawa Tengahan, gaya Jawa Timuran, tarian Jawa gaya Osing, dan trian gaya Madura. Seni tari klasik antara lain tari gambyong, tari srimpi, tari bondan, dan kelana.
Terdapat pula kebudayaan semacam barong sai di Jawa Timur. Kesenian itu ada di dua kabupaten yaitu, Bondowoso dan Jember. Singo Wulung adalah kebudayaan khas Bondowoso. Sedangkan Jember memiliki macan kadhuk. Kedua kesenian itu sudah jarang ditemui.

Budaya dan adat istiadat

Kebudayaan dan adat istiadat Suku Jawa di Jawa Timur bagian barat menerima banyak pengaruh dari Jawa Tengahan, sehingga kawasan ini dikenal sebagai Mataraman; menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan daerah kekuasaan Kesultanan Mataram. Daerah tersebut meliputi eks-Karesidenan Madiun (Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan), eks-Karesidenan Kediri (Kediri, Tulungagung, Blitar, Trenggalek) dan sebagian Bojonegoro. Seperti halnya di Jawa Tengah, wayang kulit dan ketoprak cukup populer di kawasan ini.
Kawasan pesisir barat Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. Kawasan ini mencakup wilayah Tuban, Lamongan, dan Gresik. Dahulu pesisir utara Jawa Timur merupakan daerah masuknya dan pusat perkembangan agama Islam. Lima dari sembilan anggota walisongo dimakamkan di kawasan ini.
Di kawasan eks-Karesidenan Surabaya (termasuk Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang) dan Malang, memiliki sedikit pengaruh budaya Mataraman, mengingat kawasan ini cukup jauh dari pusat kebudayaan Jawa: Surakarta dan Yogyakarta.
Adat istiadat di kawasan Tapal Kuda banyak dipengaruhi oleh budaya Madura, mengingat besarnya populasi Suku Madura di kawasan ini. Adat istiadat masyarakat Osing merupakan perpaduan budaya Jawa, Madura, dan Bali. Sementara adat istiadat Suku Tengger banyak dipengaruhi oleh budaya Hindu.
Masyarakat desa di Jawa Timur, seperti halnya di Jawa Tengah, memiliki ikatan yang berdasarkan persahabatan dan teritorial. Berbagai upacara adat yang diselenggarakan antara lain: tingkepan (upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama), babaran (upacara menjelang lahirnya bayi), sepasaran (upacara setelah bayi berusia lima hari), pitonan (upacara setelah bayi berusia tujuh bulan), sunatan, pacangan.

Penduduk Jawa Timur umumnya menganut perkawinan monogami. Sebelum dilakukan lamaran, pihak laki-laki melakukan acara nako'ake (menanyakan apakah si gadis sudah memiliki calon suami), setelah itu dilakukan peningsetan (lamaran). Upacara perkawinan didahului dengan acara temu atau kepanggih. Masyarakat di pesisir barat: Tuban, Lamongan, Gresik, bahkan Bojonegoro memiliki kebiasaan lumrah keluarga wanita melamar pria, berbeda dengan lazimnya kebiasaan daerah lain di Indonesia, dimana pihak pria melamar wanita. Dan umumnya pria selanjutnya akan masuk ke dalam keluarga wanita.
Untuk mendoakan orang yang telah meninggal, biasanya pihak keluarga melakukan kirim donga pada hari ke-1, ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, 1 tahun, dan 3 tahun setelah kematian.

Arsitektur

Bentuk bangunan Jawa Timur bagian barat (seperti di Ngawi, Madiun, Magetan, dan Ponorogo) umumnya mirip dengan bentuk bangunan Jawa Tengahan (Surakarta). Bangunan khas Jawa Timur umumnya memiliki bentuk joglo, bentuk limasan (dara gepak), bentuk srontongan (empyak setangkep).
Masa kolonialisme Hindia-Belanda juga meninggalkan sejumlah bangunan kuno. Kota-kota di Jawa Timur banyak terdapat bangunan yang didirikan pada era kolonial, terutama di Surabaya dan Malang.